IDI RAYEUK – Pemerintah Kota Langsa bikin gebrakan. Mulai 8 Juli 2026, warga Kota Langsa bisa nikah gratis. Mulai dari biaya KUA, resepsi, baju pengantin, sampai dapat cinderamata emas 1 gram.
Program ini langsung jadi perbincangan di Aceh Timur. Pertanyaannya: mungkinkah Tanoh Aneuk Nanggroe ikut nyusul?
Isi Paket “Nikah Gratis” Kota Langsa
Program ini digagas Walikota Langsa Jeffry Sentanas Putra, S.E dan Wakil M. Haikal Alfisyahrin, S.T lewat DPMPTSPMPP Kota Langsa.
Bukan cuma bebas biaya nikah di KUA. Ini fasilitas lengkap yang didapat pasangan:
- Biaya nikah di luar KUA ditanggung pemko
- Resepsi lengkap: venue, konsumsi, busana pengantin, make up, foto & dokumentasi
- Cinderamata + Mahar 1 Gram Emas
- Surat Bebas Narkoba dari BNN
- Pembaruan dokumen Adminduk suami-istri setelah nikah
“Ini wujud komitmen Pemerintah Kota Langsa dalam membangun keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah,” tulis pengumuman resmi Langsa Juara.
Siapa yang Bisa Daftar?
Pendaftaran sudah dibuka sejak 8 Juli 2026 di Mal Pelayanan Publik Kota Langsa, Jl. WR. Supratman.
Syarat utamanya:
- KTP dan berdomisili Kota Langsa
- Pernikahan pertama bagi kedua calon
- Melengkapi berkas: KK, Akta Lahir, Ijazah, foto 4×6, 3×4, 2×3
- Surat pengantar dari Geuchik model N1 s/d N5
- Bagi usia <19 tahun wajib ada dispensasi pengadilan
Aceh Timur Bisa Niru?
Kota Langsa dan Aceh Timur bertetangga. Wajar kalau warga Aceh Timur mulai bertanya: kapan giliran kami?
Aceh Timur punya jumlah penduduk besar dan angka pernikahan usia muda juga tinggi. Jika ada program serupa, dampaknya bisa langsung terasa. Terutama untuk keluarga kurang mampu.
Pengamat sosial menilai, program seperti ini bukan sekadar soal pesta. Ini investasi pemerintah untuk menekan angka nikah siri, pernikahan dini, dan membantu pasangan memulai rumah tangga dengan pondasi administrasi yang lengkap.
“Kalau diterapkan di Aceh Timur, bisa dikolaborasikan dengan edukasi pra-nikah, cek kesehatan, dan pembinaan keluarga. Jadi tidak hanya seremonial,” ujar salah satu warga Idi.
Namun Pemkab Aceh Timur tentu perlu kajian matang. Mulai dari anggaran, kuota, mekanisme seleksi, hingga pengawasan agar tepat sasaran.
Langsa Jadi Contoh Daerah Lain
Langkah Langsa ini membuktikan pemerintah daerah bisa hadir langsung di momen paling penting dalam hidup warganya: membangun keluarga.
Dengan paket selengkap ini, beban biaya pernikahan yang sering jadi penghalang pasangan muda bisa ditekan.
Sekarang bola ada di Pemkab Aceh Timur. Apakah setelah Langsa, Aceh Timur akan menghadirkan inovasi serupa?
Warga menunggu.
Sumber: DPMPTSPMPP Kota Langsa

