Tabrak Lari Tewaskan Lansia di Peureulak Timur, Polisi Buru Innova Hitam Kaca Depan Pecah Terekam CCTV
Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Kasus dugaan tabrak lari yang menewaskan seorang lansia di Desa Seuneubok Teupin, Kemukiman Alue Lhok, Kecamatan Peureulak Timur, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB kini mulai menemui titik terang.
Unit Laka Satlantas Polres Aceh Timur menyebut mobil yang diduga terlibat telah terekam kamera CCTV. Ciri-cirinya adalah mobil Toyota Kijang Innova berwarna hitam dengan kaca depan pecah.
Korban diketahui bernama Sulaiman, 72 tahun, warga Alue Lhok, Peureulak Timur. Berdasarkan keterangan warga, saat kejadian korban sedang berjalan kaki di bahu jalan desa tersebut.
Baca Juga: Tersangka Tabrak Lari Yang Menyebabkan Korban Meninggal Dunia, Kini Tertangkap Juga
Usai menabrak, kendaraan tersebut dilaporkan langsung melarikan diri ke arah Banda Aceh.
Akibat benturan keras, Sulaiman mengalami luka parah dan meninggal dunia di tempat. Jenazah korban telah dimakamkan di pemakaman keluarga di kawasan Alue Lhok.
Polisi: Segera Serahkan Diri
Kasat Lantas Polres Aceh Timur mengimbau pemilik dan pengendara mobil Innova hitam yang dimaksud agar segera menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat.
“Kami imbau kepada pemilik dan pengendara untuk segera menyerahkan diri. Jika tidak, proses hukum akan berjalan dan bisa dikenakan pasal berlapis,” ujar pihak kepolisian, Jumat (24/7/2026).
Polisi juga meminta bantuan seluruh masyarakat Aceh dan pemilik bengkel mobil.
Jika melihat atau mengetahui keberadaan mobil dengan ciri-ciri tersebut, agar segera melapor ke Polsek terdekat atau menghubungi Pos Lantas Aceh Timur di nomor 0822 8272 5624.
Bengkel Dilarang Hapus Barang Bukti
Dalam imbauannya, kepolisian juga mengingatkan bengkel.
“Terkhusus kepada bengkel mobil yang ikut membantu membersihkan atau menghilangkan barang bukti di mobil, jika kedapatan maka akan dikenakan pasal berlapis. Itu termasuk menghalangi dan mengelabui proses penyidikan,” tegasnya.
Hingga saat ini, tim Satlantas masih terus melakukan penyelidikan. Rekaman CCTV dan keterangan saksi di sekitar lokasi sedang didalami untuk mengidentifikasi pengemudi.
Polres Aceh Timur berharap masyarakat tidak ragu melapor jika memiliki informasi. Keterlibatan warga sangat dibutuhkan agar pelaku bisa segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

