Connect with us

Aceh Timur

Warga Aceh Timur Ditipu Saat Beli HP murah di Facebook, Lakukan 9 Cara Ini Agar Aman

Published

on

INFOACEHTIMUR.COM | Lebih dari 139 Juta Pengguna Facebook di Indonesia yang statusnya masih aktif, 40 persen diantaranya sering terkana tipu saat membeli sesuatu di Facebook.

Salah satunya, seperti Gadget Handphone, Motor, dan lain-lain. Biasanya penipu di Media Sosial Facebook menjual atau mempromosikan Handphone, yang terbilang harga pasarannya capai Rp 4 Juta atau 8 juta-an. Tapi mereka menjual dengan harga murah yaitu dibawah satu jutaan.

Harga yang sangat terbilang murah tersebut biasanya dengan sengaja di tetapkan oleh penipu agar pembeli lebih tertarik untuk membeli. Namun, sekira 40 persen pengguna Facebook di Indonesia pernah ditipu saat membeli Gadget tersebut.

Salah satunya korban yang pernah kena tipu, seperti warga dalam Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur mengaku telah ditipu oleh akun facebook yang mempromosikan HP murah jenis Oppo Reno5 seharga Rp 900.000 per unit.

Diketahui, warga Idi Rayeuk yang terkena tipu saat membeli Oppo Reno5 seharga Rp 900.000 yakni, Tina, Ia mengaku bahwa yang menjual Gadget tersebut adalah temannya yaitu Maira Ridwan. Lalu lanjut membeli dan melakukan negosiasi di Massage Facebook.

Melansir Serambinews, Tina, telah mengirimkan uang pesanan Gadget nya itu sejumlah 2,9 juta, tanpa ia sadari saat itu. Bahwa temannya yang mempromosikan Gadget tersebut bukan pemilik akun asli. Melainkan sudah terkena Hack oleh orang yang tidak pertanggungjawaban.

Agar tidak terjadi lagi kasus seperti ini Infoacehtimur.com, merekomendasikan cara untuk menghindar dari penipuan online. Atau beli apapun jenis barang di Sosial Media agar tidak kena tipu.

  1. Cari Tahu Reputasi Penjual

Sebelum memutuskan untuk membeli suatu barang secara online, terutama di marketplace. Penting untuk melakukan riset terlebih dahulu terhadap toko penjual barang yang akan dibeli.

Beberapa langkah yang bisa kamu lakukan, yaitu memastikan status toko apakah aktif atau tidak, lamanya umur toko, hingga testimoni lebih banyak positif atau negatif.

  1. Cek Ulasan Produk

Setelah memastikan penjual bisa dipercaya, cek ulasan produk yang ingin kamu beli dari pengguna lain yang sudah membelinya terlebih dulu.

Simak ulasan satu per satu hingga foto yang disematkan guna membuatmu semakin yakin terhadap produk yang akan dibeli.

  1. Apakah Harganya Masuk Akal?

Jangan tergiur oleh harga murah, karena hal ini bisa saja membuatmu terjebak. Bandingkan harga produk yang sama dengan beberapa toko sekaligus.

Apakah harganya masuk akal? Jika perbandingan harganya sedikit satu sama lain adalah hal yang wajar. Akan mencurigakan jika harga terlalu murah atau bahkan jauh melebihi yang disarankan.

Apabila terlalu murah bisa jadi ada niat untuk melakukan penipuan atau barang yang dijual bukanlah produk original.

  1. Baca Deskripsi Produk

Jika sudah memastikan reputasi toko dan harga produk terbilang wajar-wajar saja. Baca deskripsi produk dengan saksama.

Pertama, sesuaikan judul dengan deskripsi yang ada di halaman produk. Pastikan nama barang, varian, spesifikasi hingga kelengkapan yang ditawarkan sudah sesuai.

Jika informasi kurang lengkap, kamu bisa menanyakan langsung ke penjual melalui fitur pesan.

  1. Cermati Syarat dan Ketentuan

Setiap toko memiliki syarat dan ketentuan masing-masing. Baik itu masa garansi, perjanjian waktu pengembalian dan sebagainya.

Dengan mencermati syarat dan ketentuan yang diberlakukan setiap toko, maka kita sudah siap menerima apa yang telah dijanjikan oleh penjual.

  1. Hindari Transfer Langsung

Sebaiknya, pilih platform marketplace jika kita hendak berbelanja secara online. Karena dengan ini, saat melakukan pembayaran akan ada pihak yang berada di tengah-tengah antara pembeli dan penjual.

Jadi, pembeli tidak langsung mengirim pembayaran ke penjual. Tetapi ditampung dulu oleh pihak electronic commerce (e-commerce), dan baru akan dikirim ke penjual setelah dipastikan barang tiba dengan selamat.

Nah, mungkin ada saja penjual yang ‘nakal’ dengan meminta pembeli mentransfer sejumlah uang pembayaran langsung ke rekening mereka. Jika ini terjadi, jangan mau untuk menerima permintaan tersebut.

Karena ini kemungkinan besar adalah penipu. Dengan mengirim pembayaran langsung ke rekening pribadi penjual, artinya akan sulit untuk meminta dana dikembalikan jika barang tidak kunjung sampai.

  1. Simpan Bukti Pembayaran

Setelah berhasil melakukan transaksi pembayaran, simpan bukti pembayaran baik-baik. Ini mungkin saja diperlukan apabilan terjadi hal-hal yang tidak diperkirakan sebelumnya.

  1. Pastikan Keamanan Perangkat

Saat berbelanja daring, utamakan menggunakan perangkat laptop atau smartphone miliki pribadi. Hindari belanja di tempat dan menggunakan perangkat umum, karena keamanan yang tak terjamin.

Selain itu, usahakan install aplikasi antivirus terbaik yang mampu menangkal berbagai ancaman di dunia maya yang bisa menyerang kapan pun.

  1. Cek Paket dan Hilangkan Jejak Data

Jika semua hal sudah dipastikan dengan baik dan transaksi berjalan lancar. Maka kita tinggal tunggu saja barang pesanan yang kita beli sampai ke tempat tujuan.

Setelah paket sampai di tangan, apakah sudah selesai? Tentu belum. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka dan memeriksa isi di dalam paket.

Apakah barang yang ada di dalam paket sesuai dengan apa yang kita beli? Dan, pastikan juga tidak ada kerusakan pada produk tersebut. Jika ada kerusakan, kita bisa segera melaporkannya untuk ditangani lebih lanjut.

Belum cukup sampai di situ, biasanya saat barang dikirim akan ada identitas pembeli yang berisi data-data pribadi. Seperti nama, alamat hingga nomor telepon.

Nah, jangan biarkan data-data tersebut kamu buang begitu saja di tempat sampah. Sebelum kertas catatan berisi data itu dibuang, gunting atau hancurkan terlebih dulu agar tidak terbaca.

Hal ini untuk menghindari penipuan yang bisa saja mengatasnamakan diri kita berbekal data-data yang tertera pada paket pengiriman.

Trending