Close Menu
    info terkini

    Malam Pertama Puasa, Mantan Direktur BUMD Aceh Timur PT Beurata Maju Jadi Tersangka Korupsi

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Geger, 1 Juta Bibit Pohon Ganja akan Dibagikan Gratis Pemerintah Thailand untuk Budidaya Warganya
    Nasional

    Geger, 1 Juta Bibit Pohon Ganja akan Dibagikan Gratis Pemerintah Thailand untuk Budidaya Warganya

    RedaksiMay 12, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com | Bangkok – Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand yang mempelopori upaya negara itu untuk mendekriminalisasi ganja, hari Rabu, (11/5/2022) mengumumkan,  pemerintah akan mendistribusikan 1 juta tanaman ganja atau cannabis secara gratis, saat sebagian besar pembatasan hukum atas produksi dan kepemilikan ganja dicabut bulan depan, seperti dilaporkan oleh Associated Press, Kamis (12/5/2022).

    Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul mengatakan dengan sedikit penjelasan bahwa 1 juta tanaman ganja akan dibagikan mulai Juni, dan orang-orang akan dapat menanam sebanyak yang mereka suka di rumah mereka.

    Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin menandatangani tindakan pada bulan Februari yang secara resmi mengeluarkan ganja  dari daftar obat-obatan terlarang. Penggunaan ganja yang diatur secara ketat dilegalkan pada tahun 2018, dengan beberapa pembatasan secara bertahap dilonggarkan sejak saat itu.

    Pejabat Thailand berharap bahwa industri ganja baru yang besar akan berkembang, tidak hanya menghasilkan ratusan juta dolar secara langsung setiap tahun, tetapi juga menarik wisatawan asing, yang baru-baru ini mulai kembali dalam jumlah besar setelah sebagian besar absen selama pandemi virus corona.

    Ketika tindakan itu akan mulai berlaku pada 9 Juni, kepemilikan dan penggunaan semua bagian tanaman ganja, termasuk bunga dan biji, akan diizinkan.

    Namun, konten yang diekstraksi akan tetap ilegal jika mengandung lebih dari 0,2 persen bahan psikoaktif yang menghasilkan “tinggi”, yaitu tetrahydrocannabinol, atau THC.

    Anutin pada hari Minggu di halaman Facebook-nya menyatakan bahwa individu tidak perlu lagi memperoleh izin untuk menanam ganja di rumah, selama dinyatakan untuk tujuan pengobatan dan tidak memiliki konten THC di atas batas maksimum legal.

    Baca Juga:

    • Ditipu saat COD Ganja, Pria Ini Malah Lapor Polisi
    • Peredaran Narkoba di Aceh Dibongkar, Bareskrim Polri Sita Sabu & Ganja
    • Kejari Aceh Timur Kembali Musnahkan Barang Bukti Sabu Sebanyak 9.716,38 Gram Dan Ganja Sebanyak 3.393,02 Gram
    • 2 Kasus Sabu di Aceh Timur dan Bireuen Dibongkar BNN, 255 Kg Sabu Disita

    Larangan-ganja-Nepal-akan-segera-berakhir,-parlemen-saat-ini-mempertimbangkan-untuk-kembali-ke-kebijakan-liberal-tentang-ganja,-daun-surgawi-Himalaya.-Menteri-Kesehatan-Nepal-Birodh-Khatiwada-menganjurkan-diakhirinya-larangan-tersebut,-dan-pemerintah-Nepal-juga-berhasil-melobi-PBB-untuk-mengklasifikasi-ulang-ganja-dari-daftar-narkotika.

    Foto : Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand Anutin Charnvirakul hari Rabu, (11/5/2022) mengumumkan akan bagikan 1 juta bibit ganja gratis untuk budidaya rumahan oleh warga, begitu pembatasan hukum atas ganja berakhir bulan Juni 2022. (Sumber: France24/Prakash Mathema)Pejabat Thailand belum menjelaskan bagaimana kondisi tersebut dapat ditegakkan.

    Perusahaan skala besar masih memerlukan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan negara itu untuk membuat produk ganja, yang dianggap digunakan terutama untuk obat-obatan dan bahan tambahan makanan.

    Administrasi Makanan dan Obat-obatan FDA Thailand menerima sekitar 4.700 aplikasi pada akhir bulan lalu untuk mendapatkan izin mengimpor, memiliki, menanam, dan memproduksi ganja dan rami, seperti dilaporkan surat kabar Bangkok Post.

    Laporan tersebut mengutip seorang pejabat FDA Thailand yang mengatakan produk yang direncanakan untuk produksi termasuk minyak biji rami, suplemen makanan, minuman, saus bumbu, permen jelly dan makanan instan.

    Partai Bhumjai Thai Anutin, mitra utama dalam pemerintahan koalisi, berkampanye dalam pemilihan umum 2019 untuk legalisasi produksi ganja, dengan mengatakan itu akan membantu petani negara itu.

    Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Iman-Firdaus | Sumber : Kompas TV/Associated Press

    Harian Aceh Kabar Aceh Timur
    Demo
    Demo
    Highlights

    Malam Pertama Puasa, Mantan Direktur BUMD Aceh Timur PT Beurata Maju Jadi Tersangka Korupsi

    RedaksiFebruary 19, 2026

    Infoacehtimur.com, Idi Rayeuk – Kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tubuh salah satu perusahaan sawit…

    FJL Aceh Desak Pemerintah Bertindak Serius: Warga Terus Jadi Korban Konflik Buaya

    February 19, 2026

    BKPRMI Bersihkan Masjid, Jadikan Ramadan Lebih Khusyuk

    February 18, 2026
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Aceh Timur, Download dan Simpan di Ponsel Anda

    February 16, 2026

    Bupati Aceh Timur Serahkan Bantuan Sapi Meugang dari Presiden

    February 17, 2026

    Skandal Emas Milyaran: Pemilik Toko Mas Ilham Ditangkap, 85 Korban Terlapor

    February 14, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Malam Pertama Puasa, Mantan Direktur BUMD Aceh Timur PT Beurata Maju Jadi Tersangka Korupsi

    February 19, 2026
    Terpopuler

    Dua KK dalam Satu Keluarga Apakah dapat RUMAH,Ini Jawaban TEGAS BUPATI ACEH TIMUR !!

    January 27, 2026723
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.