Infoacehtimur.com | Aceh — Direktur Utama PT Pembangunan Aceh PEMA, Mawardi Nur, resmi dilantik sebagai Kepala Badan Pengelola Migas Aceh BPMA, Rabu 5/8/2026.
Pelantikan berlangsung di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM, di Gambir, Jakarta Pusat.
Informasi dilantiknya Mawardi Nur turut dibenarkan oleh mantan Kepala BPMA, Nasri Djalal. Kepada Serambinews.com, Nasri berharap kepemimpinan baru dapat membawa BPMA lebih baik ke depannya.
“Alhamdulillah bahwa BPMA sudah ada kepala baru. Harapannya semoga BPMA lebih maju dari kepemimpinan saya,” kata Nasri.
Baca Juga: Dari Gayo untuk Dunia: Langkah Perdana PEMA Ekspor Kopi Arabika ke Amerika Serikat
Baca Juga: PT PEMA dan China Tandatangani MoU Bidang Pertanian, Bawa Aceh ke Dunia Internasional
Ia juga berharap kepada Kepala BPMA yang baru agar bisa melanjutkan hal positif yang telah dicapai selama ini, serta memperbaiki kelemahan yang masih ada.
“Semoga beliau sukses memimpin BPMA. Intinya pergantian ini merupakan bentuk penyegaran organisasi, sehingga lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nasri mengaku, hingga dilantiknya kepala BPMA baru, ia belum menerima surat pemberhentian dari jabatan Kepala BPMA.
“Saya enggak menerima surat pergantian, namun tiba-tiba sudah ada pelantikan,” tuturnya.
Sekilas Tentang Mawardi Nur
Sebelum menjabat sebagai Kepala BPMA, Mawardi Nur dikenal sebagai Direktur Utama PT PEMA. Selama memimpin PEMA, ia mencatat sejumlah gebrakan dalam pengelolaan aset dan investasi daerah milik Pemerintah Aceh.
Penunjukan Mawardi diharapkan dapat memperkuat peran BPMA dalam mengelola potensi migas di Aceh secara lebih optimal, transparan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Aceh.


