Close Menu
    info terkini

    Menjelang Ramadhan, Aceh Kian Pulih Walau Puluhan Desa Masih Gelap dan Sunyi

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Oknum Mengaku dari BNN Diduga Peras Tersangka Narkoba di Langsa
    Kota Langsa

    Oknum Mengaku dari BNN Diduga Peras Tersangka Narkoba di Langsa

    IlhamFebruary 10, 2025
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com, Aceh – Seorang tersangka narkoba asal Aceh Timur mengaku diperas oleh oknum yang diduga mengatasnamakan BNN Provinsi Aceh.

    Selain itu, korban juga mengaku mengalami penganiayaan berat selama penyanderaan. Pelaku meminta Rp 100 juta meski korban ditangkap karena pemakaian, bukan penjualan narkoba.

    “Waktu saya ditangkap, mereka mengaku dari BNN Provinsi Aceh, lalu saya dibawa ke sebuah penginapan atau RedDoorz di Langsa,” ujar korban kepada wartawan, Minggu, 9 Februari 2025.

    Penginapan tersebut diduga adalah RedDoorz Syariah near Terminal Terpadu Langsa, yang berlokasi di Jl. Prof. A. Majid Ibrahim, Lhok Banie, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh.

    BACA JUGA: Ruang Kerja Ketua DPRK Langsa Disegel, Manuver Politik Koalisi Kalah?

    BACA JUGA: Perselingkuhan dan Narkoba Jadi Faktor Perceraian di Langsa, yang Pertama Justru Ini

    Berdasarkan informasi yang diperoleh, para pelaku menggunakan dua kendaraan roda empat.

    Korban mengaku diminta menyerahkan uang dalam waktu tiga hari. Namun, karena kondisi ekonomi keluarganya yang sulit, ia hanya mampu membayar Rp 10 juta.

    Lokasi penginapan RedDoorz Syariah near Terminal Terpadu Langsa, di Jl. Prof. A. Majid Ibrahim, Lhok Banie, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh.

    “Sebelum dibawa ke Banda Aceh, saya disuruh mengusahakan uang. Kalau tidak, saya akan dibawa ke Banda Aceh dan diproses hukum,” jelas korban.

    Selama berada di penginapan tersebut, korban juga menyaksikan tindakan serupa dilakukan kepada tersangka lainnya.

    Para oknum diduga kerap memeras tersangka narkoba dengan meminta sejumlah uang setelah melakukan penangkapan.

    “Bahkan ada istri yang sampai harus menggadaikan sepeda motor saat suaminya ditangkap,” tambahnya.

    BNN Provinsi Aceh Bantah Keterlibatan Jajarannya

    Menanggapi kasus ini, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, Marzuki Ali Basyah, memastikan bahwa tidak ada anggota jajarannya yang bertugas di lapangan pada waktu kejadian.

    “Kami dapat pastikan bahwa jajaran kami tidak ada yang bertugas di lapangan saat itu,” ujar Marzuki saat dikonfirmasi Infoacehtimur.com, Senin (10/2).

    Ia menjelaskan bahwa seluruh anggota BNN Provinsi Aceh saat ini sedang melaksanakan tugas di wilayah lain.

    Marzuki juga menegaskan bahwa setiap ada penangkapan, masyarakat sebaiknya tetap waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan petugas BNN untuk melakukan tindakan pemerasan.

    “Kasus seperti ini sering terjadi. Ada pihak lain yang melakukan penangkapan, tetapi kemudian mengaku sebagai petugas BNN,” jelasnya.

    Marzuki bahkan mencontohkan kejadian serupa yang baru-baru ini terjadi di Lhokseumawe, Aceh. Dalam kasus tersebut, korban diminta menyerahkan uang sebesar Rp 200 juta oleh oknum yang mengatasnamakan BNN.

    “Keluarga korban sempat menghubungi kami untuk memastikan kebenaran kasus itu. Setelah kami telusuri, ternyata nama yang disebutkan tidak pernah kami tangkap,” tambahnya.

    Terkait kendaraan yang digunakan oleh pelaku, Marzuki memastikan bahwa kendaraan tersebut menggunakan plat nomor palsu.

    “Itu bukan aparat penegak hukum sebenarnya. Bisa saya tegaskan, mereka bukan petugas yang bertugas dalam bidang penanganan narkotika,” tegasnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu memastikan informasi dengan mengonfirmasi langsung ke kantor BNN kabupaten/kota setempat.***

    BNN Narkoba Aceh Tersangka Narkoba
    Highlights

    Menjelang Ramadhan, Aceh Kian Pulih Walau Puluhan Desa Masih Gelap dan Sunyi

    ridhaFebruary 9, 2026

    Infoacehtimur.com – Kondisi Aceh ditengah masa pemulihan bencana diketahui kian hari kian membaik. Ribuan desa…

    Orang Tua Korban Keracunan MBG di Aceh Timur Layangkan Somasi

    February 8, 2026

    RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur Sukses Lakukan Operasi Cyto Pertama

    February 8, 2026
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Salah Satu Warga Aceh Timur Tertangkap, BNN Amankan Ratusan Kg Barang Bukti Narkotika

    February 5, 2026

    Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM, Masuk 5 Besar Calon Wakil Presiden 2029

    February 4, 2026

    DPRK Aceh Timur Panggil Lembaga Kredit: “Jangan Cari Keuntungan Lebih Ditengah Penderitaan Rakyat”

    February 5, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Menjelang Ramadhan, Aceh Kian Pulih Walau Puluhan Desa Masih Gelap dan Sunyi

    February 9, 2026
    Terpopuler

    Dua KK dalam Satu Keluarga Apakah dapat RUMAH,Ini Jawaban TEGAS BUPATI ACEH TIMUR !!

    January 27, 2026705
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.