Infoacehtimur.com, Timang Gajah – Aktifitas vulkanik Gunung Berapi Burni Telong mengalami peningkatan sehingga langkah siaga bencana pun dilaksanakan oleh pihak berwenang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Pemkab Bener Meriah, melalui situs resmi, menerangkan bahwa penduduk desa yang terletak dikawasan kaki gunung berapi burni telong sudah dipindahkan ke pengungsian yang terletak pada zona aman.
Kepala BNPB turut menghimbau publik untuk “menjaga kebersihan” informasi, khususnya via medsos, mengingat beban psikologis masyarakat Aceh ditengah dampak bencana banjir dan longsor.
“Benar (warga sekitar gunung diungsikan). Untuk 2 kampung yang berada pada radius 5 kilometer, kampung Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah,” kata Ilham Abdi, mengutip CNNIndonesia.com, Rabu (31/12).
Lokasi pengungsian terletak pada jarak 8 kilometer dari pusat aktivitas vulkanik Gunung Berapi dan berada dalam Zona Aman.
“Apabila status meningkat ke Level IV (Awas), lokasi pengungsian di Unsyiah tetap berada di radius aman, yaitu delapan kilometer. Warga tidak perlu cemas maupun berpindah kembali,” jelas Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di lokasi pengungsi pada Rabu, (31/12), mengutip situs resmi Pemkab Bener Meriah.
Status Gunung Berapi Burni Telong hingga Rabu Malam (31/12) masih pada level 3 (Siaga). Peningkatan ke status Siaga ditetapkan pada Selasa (30/12/2025).

