Infoacehtimur.com | Aceh – Perjuangan tim muda Aceh Timur harus terhenti di partai puncak. Persada Kabupaten Aceh Barat Daya keluar sebagai juara Piala Soeratin U-17 Zona Aceh setelah mengalahkan Young Warriors FC Aceh Timur dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Persada menjadi wakil Aceh di putaran nasional Piala Soeratin U-17 tahun 2026.
Laga final berlangsung di Lapangan Cot Gapu, Kabupaten Bireuen, Sabtu (25/7/2026). Kedua tim tampil ngot demi tiket ke nasional.
Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Aceh Nazir Adam membenarkan hasil tersebut.
Baca Juga: Marcos FC Sabet Juara Pemuda Cup II Tepin Breuh Simpang Ulim, Usai Taklukkan Young Warrior
Baca Juga: Bangkit Dari Rebahan, Ini 3 Ide yang Cocok Untuk Buka Usaha Bagi Anak Muda
“Persada tampil sebagai juara Piala Soeratin U-17 setelah mengalahkan Young Warriors dari Kabupaten Aceh Timur dengan skor tipis 1-0,” kata Nazir di Banda Aceh, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga:
Meski kalah, Young Warriors Aceh Timur tetap mendapat apresiasi karena mampu melaju hingga final dari 14 tim peserta.
Sekretaris Asprov PSSI Aceh Nazaruddin mengatakan, kompetisi ini digelar untuk menjaring pemain-pemain muda berbakat sebagai calon “Garuda Muda” di masa depan.
Sebanyak 14 tim dari berbagai kabupaten/kota di Aceh dibagi ke dalam 4 grup:
Grup A: Juang FC, PS Muda Sedia, Persada Abdya
Grup B: Persip Pase, Persas Sabang, Lhokseumawe FC, Persilatama
Grup C: PSAB Aceh Besar, Meulaboh Academy, Young Warrior FC
Grup D: Aceh Kutaraja, Persimura, Adam Depok, Tamiang United
“Kami juga mengingatkan para manajer tim mematuhi regulasi, tidak memanipulasi data pemain. Pendaftaran dilakukan lewat aplikasi PSSI. Akurasi data ini penting,” tegas Nazaruddin.
Selain U-17, Asprov PSSI Aceh juga akan menggelar Piala Soeratin kelompok umur lain:
1. U-15: Dimulai 10 Agustus 2026, diikuti 12 tim. Salah satunya Al-Farlky FC dari Aceh Timur.
2. U-13: Dimulai 23 Agustus 2026, diikuti 6 tim.
Lokasi pertandingan masih tentatif dan akan diumumkan kemudian.
“Kompetisi kelompok umur ini menjadi ajang pembinaan pesepak bola muda secara berkelanjutan,” tutup Nazaruddin.


