Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Meskipun kontrak telah berakhir Desember tahun 2021, proyek Jaringan Gas(Jargas) di Kabupaten Aceh Timur masih dalam proses pengerjaan. Berdasarkan data yang di sampaikan PT Adhi Karya menyebutkan per 9 Maret 2022 dari 5,016 pelanggan yang sudah terealisasi 552 rumah/pelanggan atau +- 13% dimana kompor gas nya sudah tersambung serta menyala. Rabu (16/03/2022).
Menurut General Affair PT. Adhi Karya Ricky Maulana ST, walaupun kontrak nya telah berakhir, namun pihak nya selaku kontraktor pelaksana akan menyelesaikan proyek tersebut sebagai bentuk tanggung jawab.

Baca Juga:
- Kenang Jasa Tokoh dan Pengurus yang Telah Berpulang, NasDem Aceh Timur Gelar Doa Bersama
- Bupati Aceh Timur Temui Lagi Wamensos, Tanya Kapan Jadup Cair
- Aceh Berduka, Satu Warga Sipil Dilaporkan Tewas dalam Insiden Penembakan di Pidie
- Jokowi Akhirnya Perlihatkan Ijazah SD hingga S-1 di Hadapan Roy Suryo di PN Jakarta Timur
- 7 Hari Dicari Tak Kunjung Ditemukan, Abdul Mutalib Dinyatakan Hilang di Laut Idi Cut
“Kita akan selesaikan semua pekerjaan sebagai tanggung jawab kontraktor pelaksana, meskipun kontrak nya telah berakhir pada tahun 2021, sebab masih ada dalam masa pemeliharaan,” Jelas Ricky.
Selanjutnya Ricky menyebutkan, dari 5,016 jargas, yang sudah selesai dikerjakan sampai gas menyala per 9 Maret 2022 sebanyak 552 pelanggan.
“Kompor gas yang sudah tersambung atau menyala sebanyak 550 rumah dari 5,016 pelanggan/rumah tangga, dan ini akan terus bertambah”, Ujar Ricky, Kamis (10/03/2022).
Rendah nya realisasi pekerjaan, menunjukkan kinerja perusahaan pemenang tender sangat lemah, padahal PT Adhi Karya merupakan sebuah Badan Usaha Milik Negara(BUMN).
Sejak di mulai pekerjaan pemasangan pipa jaringan gas banyak menimbulkan sorotan masyarakat negatif terhadap kinerja perusahaan terutama jorok nya penggalian di badan jalan di sepanjang aliran pipa.
Kekecewaan dan keresahan masyarakat terhadap pekerjaan proyek jargas terkesan di abaikan oleh pihak kontraktor pelaksana.
editor: edo
sumber : sergaponline.com

