Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Setelah hampir 10 tahun terbengkalai, proyek pembangunan Jembatan Gantung penghubung Desa Bhoem – Desa Blangsimpo di Kecamatan Peureulak akhirnya kembali menjadi perhatian.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meninjau langsung lokasi proyek tersebut pada Senin, 13/07/2026 untuk memastikan pembangunannya dapat dilanjutkan tahun ini.
Berdasarkan penelusuran proyek jembatan gantung ini dikerjakan pada akhir tahun 2016 oleh rekanan PT. AAM.
Proyek tersebut menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2016 dengan total pagu Rp2.995.704.000.
Baca Juga: Becak Terjun ke Jurang di Jembatan Babah Krueng, Diduga Akibat Pembatas Jembatan Tak Ada
Baca Juga: Bupati Al-Farlaky Tinjau dan Rencanakan Pembangunan Jembatan Naleung
Namun hingga kini jembatan tersebut tidak pernah difungsikan, akibat tidak selesai. Kondisi lokasi saat ini sudah dipenuhi semak belukar dan hutan muda yang menutupi bekas pekerjaan.
“Banyak pihak sebelumnya menyesalkan, dengan anggaran sebanyak itu proyek ini justru ditelantarkan,” kata salah seorang warga.
Menurut pengakuan warga, dahulu di lokasi tersebut memang terdapat jembatan yang menjadi penghubung utama antar dua desa.
“Jembatan ini sudah lama rusak pasca konflik tahun 2002 silam,” ujar salah seorang warga kepada awak media.
Sejak saat itu, warga Desa Bhoem, Kecamatan Peureulak dan Desa Blangsimpo harus memutar jauh atau menyeberang dengan cara manual untuk beraktivitas. Hal ini juga menyulitkan akses anak sekolah dan transportasi hasil pertanian warga.
Dalam peninjauan, Bupati Alfarlaky menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi salah satu prioritas untuk memperlancar mobilitas warga antar dua kecamatan.
“Jembatan ini direncanakan akan dibangun tahun ini untuk memperlancar transportasi warga dan anak sekolah antar dua desa tersebut,” ujar Bupati.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur saat ini tengah melakukan evaluasi dan pendataan ulang terhadap kondisi fisik di lapangan sebelum proses lelang lanjutan dilakukan.
Warga menyambut baik rencana tersebut. Mereka berharap jembatan yang sudah 10 tahun dinanti ini benar-benar bisa terealisasi dan tidak kembali mangkrak.

