Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Sebanyak 500 personel gabungan diterjunkan dalam simulasi pelayanan pengamanan unjuk rasa di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Rabu (07/10/2026) pagi.
Simulasi ini digelar menyusul adanya informasi rencana aksi penyampaian aspirasi warga kepada Bupati Aceh Timur terkait persoalan Hak Guna Usaha (HGU) hingga Jaminan Hidup (Jadup).
Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., yang memantau langsung simulasi tersebut, mengimbau masyarakat agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.
Menurutnya, penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara, namun harus tetap menghormati aturan dan hak masyarakat lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi agar dilakukan secara tertib, damai dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman, sekaligus menjaga agar situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Aris.
Baca Juga: Pansus HGU DPRK Aceh Timur Sampaikan Rekomendasi, Dorong Pencabutan HGU Perusahaan Nakal
Ia menegaskan, perbedaan pendapat adalah bagian dari dinamika demokrasi. Karena itu, ia meminta agar aspirasi disampaikan melalui dialog, bukan tindakan anarkis.
“Silakan sampaikan dengan cara yang baik. Jangan sampai persoalan yang ingin diperjuangkan justru berkembang menjadi gangguan keamanan atau merugikan masyarakat lainnya,” tegasnya.
Skenario Hijau, Kuning hingga Merah
Dalam simulasi, aparat memperagakan penanganan unjuk rasa mulai dari situasi hijau, kuning hingga merah.
Simulasi melibatkan personel gabungan dari Polres Aceh Timur, Polres Aceh Utara, Polres Langsa, Brimob Polda Aceh, dan BPBD Kabupaten Aceh Timur.
Kapolres menjelaskan, simulasi ini menjadi bagian dari kesiapan aparat dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi. Pengamanan tidak hanya berorientasi pada tindakan kepolisian, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi.
“Yang paling penting adalah bagaimana aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan pada saat yang sama situasi keamanan tetap terjaga. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Aceh Timur tetap aman, damai dan kondusif,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0104/Aceh Timur, Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Aceh Kompol Muzakir, serta Wakapolres Aceh Timur Kompol H. Abdul Muin, S.H., M.M.


