Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Seorang warga melaporkan nyaris menjadi korban pembegalan di jalur Perlak menuju Sungai Raya, Aceh Timur, Sabtu malam 19 Juni 2026 sekitar pukul 22.00 WIB. Kejadian ini memicu himbauan agar masyarakat lebih waspada saat berkendara malam hari di jalur tersebut.
Berdasarkan laporan warga yang diterima redaksi Minggu, 21 Juni 2026, korban mengaku diikuti oleh dua orang tak dikenal sejak dari Perlak. Saat mendekati kawasan Sungai Raya, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna putih berusaha memepet korban.
“Di ikot dari Perlak, pas sampai Sungai Raya dipepet pakai Scoopy putih. Alhamdulillah bisa menepi ke kedai di Alue Kumbang, minta tolong warga. Pelaku langsung kabur karena banyak orang,” tulis warga tersebut dalam pesan berantai.
Baca Juga: Antispasi Tindak Kriminal di Malam Hari, Satsamapta Polres Aceh Timur Patroli Blue Light
Baca Juga: Kasus Perdagangan Orang di Aceh Meningkat, Kabareskrim Polri: Sejak 2025 Ada 609 Kasus Ditangani
Korban juga menyampaikan bahwa kejadian ini sudah diteruskan ke pihak kepolisian. “Ok lon lapor u polres,” jawab admin INFO ACEH TIMUR.
Menindaklanjuti laporan tersebut, warga diminta berhati-hati jika melintas di jalur Perlak–Sungai Raya, khususnya di atas jam 10 malam. Beberapa titik yang disebut rawan antara lain area Alue Kumbang dan lapangan Alue Kumbang.
Masyarakat diimbau tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
Tips aman berkendara malam:
1. Hindari perjalanan sendirian di jalur sepi setelah jam 10 malam
2. Jika merasa diikuti, segera menepi ke tempat ramai seperti kedai, SPBU, pos ronda, atau kantor polisi terdekat
3. Simpan nomor darurat dan nomor warga sekitar
4. Utamakan keselamatan diri, jangan melawan jika pelaku membawa senjata tajam
Pihak kepolisian diharapkan meningkatkan patroli di jam rawan untuk mencegah kejadian serupa terulang dan memberi rasa aman kepada warga.
Catatan: Berita ini disusun berdasarkan laporan dan percakapan warga ke INFO ACEH TIMUR. Kebenaran detail kejadian masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.

