Close Menu
    info terkini

    Suara Sunyi Pemulihan Pascabencana Aceh

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Tak Masuk Akal, Pimpinan Ponpes Ini Diduga Setubuhi 5 Santriwati: Malah Tuduh Jin Pelakunya
    Nasional

    Tak Masuk Akal, Pimpinan Ponpes Ini Diduga Setubuhi 5 Santriwati: Malah Tuduh Jin Pelakunya

    IlhamMay 14, 2024
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Ilustrasi pemerkosaan. (Freepik)
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com, Nasional – Sebuah pengakuan yang dianggap tidak masuk akal. Dimana, seorang pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) inisial MA, mengaku ada jin yang menyerupai dirinya.

    Pengakuan itu di tengah-tengah dugaan lima santri disetubuhi oleh pimpinan Ponpes yang berlokasi di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

    Demo

    Kasus ini kemudian menjadi heboh, yang mengakibatkan warga murka dan nekat merusak dan mengobrak-abrik pesantren tersebut pada Rabu, 8 Mei 2024 lalu.

    Dikutip dari VIVA, Direktur Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Mataram, Joko Jumadi mengatakan, yang diidentifikasi saat ini ada sebanyak lima korban.

    BACA JUGA: Dijanjikan iPhone, Remaja 15 Tahun di Aceh Diperkosa Perawat dalam Mobil

    BACA JUGA: Rekayasa Pemerkosaan, Ibu Muda dan Bayi Tewas Ditangan Dua Remaja Ingusan

    “Orang tua korban sempat dipertemukan dengan pimpinan pondok,” kata Joko, dikutip Selasa, (14/5/2024).

    Namun, sambung dia, jawaban pimpinan pondok pesantren tersebut pelakunya bukan dirinya, melainkan jin yang menyerupai dirinya.

    “Pimpinan tidak menyangkal (adanya pelecehan) namun berkata ‘tapi bukan saya, itu jin’. Dia menuduh jin pelakunya,”  ujar Joko.

    Pengakuan tersebut tidak dapat diterima orang tua korban. Mereka menilai itu sangat tidak masuk akal.

    Warga yang mengetahui korbannya bukan cuma satu orang, dengan spontan datang ke pondok tersebut dan melakukan perusakan.

    Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi mengatakan situasi di lokasi kejadian pasca perusakan tersebut sudah kondusif.

    “Saat ini situasi di lokasi sudah kondusif. Kami telah menempatkan personel di sana untuk berjaga-jaga,” ujarnya.

    Dia mengatakan aksi perusakan dipicu oknum pimpinan Ponpes berinisial MA diduga melakukan pelecehan seksual terhadap lima santriwati.

    Dia mengatakan saat ini masih dalam tahap penyelidikan, sehingga mengimbau warga dan keluarga korban untuk tidak bertindak anarkis dan menyerahkan proses hukum ke aparat kepolisian.

    “Mari kita jaga kondusivitas dan percayakan proses hukum kepada pihak kepolisian,” kata dia.***

    Pimpinan Pondok Pesantren
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo

    Suara Sunyi Pemulihan Pascabencana Aceh

    IlhamMay 3, 2026

    Angin sore yang berhembus dari arah Sungai Tamiang membawa aroma lumpur basah dan kayu lapuk.…

    Perempuan Menanggung Beban Ganda Pasca Bencana Aceh

    May 2, 2026

    Pemkab Aceh Timur Jemput Nelayan Anak Yatim yang Dibebaskan Thailand, Bupati: Ini Bentuk Kehadiran Negara

    May 2, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Suara Sunyi Pemulihan Pascabencana Aceh

    May 3, 2026
    terpopuler

    Panglima Rusia KPA Simpang Ulim: Dalang Fitnah Bupati Al-Farlaky Sudah Teridentifikasi

    April 27, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.